pshttuban.com – Polres Tuban bersama Pemerintah Kabupaten Tuban, TNI, dan jajaran Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) memperkuat sinergi melalui rapat koordinasi pengamanan pengesahan warga baru PSHT Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian prosesi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Rapat koordinasi yang digelar di Polres Tuban tersebut dipimpin Wakapolres Tuban Kompol Supiyan yang mewakili Kapolres Tuban. Hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda, perwakilan Kodim 0811 Tuban, organisasi perangkat daerah (OPD), KONI Tuban, pengurus SH Terate Cabang Tuban, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Kompol Supiyan menegaskan bahwa pengesahan warga baru SH Terate merupakan agenda tahunan yang memiliki nilai budaya, spiritual, dan emosional yang kuat bagi seluruh anggota. Karena itu, seluruh pihak perlu berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Rapat koordinasi ini sangat strategis untuk menyamakan persepsi, membangun komitmen, serta memperkuat sinergi seluruh pihak agar prosesi pengesahan warga baru SH Terate berjalan aman, tertib, dan sukses,” ujar Kompol Supiyan.
Menurutnya, Polres Tuban telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari pemetaan titik-titik rawan, penyusunan rencana pengamanan terpadu, hingga penguatan koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan pengurus SH Terate.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Suro yang bertepatan dengan pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala,” katanya.
Sementara itu, Ketua SH Terate Cabang Tuban, Kangmas Lamidi menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya akan mengesahkan sekitar 1.079 calon warga baru. Seluruh prosesi pengesahan dijadwalkan berlangsung di Padepokan SH Terate Cabang Tuban.
Kangmas Lamidi menegaskan bahwa jajaran pengurus telah melakukan konsolidasi internal dengan melibatkan ketua ranting, pelatih, serta koordinator rayon yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Tuban. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anggota mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama pelaksanaan kegiatan.
“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tidak melakukan konvoi maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kami berkomitmen mendukung terciptanya pengesahan yang aman dan kondusif,” ujar Kangmas Lamidi.
Beliau juga mengapresiasi dukungan penuh dari Polres Tuban, Kodim 0811 Tuban, Pemerintah Kabupaten Tuban, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut.
Menurut Mas Lamidi, keberhasilan pelaksanaan pengesahan warga baru tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat.
Melalui sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan organisasi pencak silat, diharapkan pelaksanaan pengesahan warga baru SH Terate Tahun 2026 di Kabupaten Tuban dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta menjadi momentum mempererat persaudaraan dan menjaga kondusivitas daerah. (Suwanto/Humas Cabang Tuban)





