pshttuban.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Montong, Cabang Tuban, Pusat Madiun melaksanakan uji kelayakan tes kenaikan tingkat siswa dengan menerapkan sistem digital secara menyeluruh.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu malam, 17 Januari 2026 dan dilanjutkan pada Sabtu malam, 24 Januari 2026, bertempat di Padepokan SH Terate Ranting Montong.
Uji kelayakan tersebut diikuti oleh siswa reguler dari tingkat sabuk hijau ke sabuk putih, sabuk polos ke jambon, serta siswa dewasa dari jambon ke hijau. Sebanyak 132 siswa sabuk hijau, 53 siswa sabuk polos, dan 17 siswa sabuk jambon dari 17 rayon mengikuti tahapan tes kenaikan tingkat dengan seluruh proses pengelolaan ujian dilakukan secara digital, mulai dari tes teknik hingga materi ke-SH-an.
Penerapan sistem digital ini menjadi langkah adaptif organisasi dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai dan ajaran luhur SH Terate. Digitalisasi diterapkan pada proses administrasi, pelaksanaan ujian, penilaian, hingga rekapitulasi hasil, sehingga kegiatan berjalan lebih tertib, transparan, dan sistematis sekaligus mendidik siswa agar melek digital.
Plt. Ketua Ranting Montong, Kangmas Cipnal Muchlip M, menjelaskan bahwa digitalisasi uji kenaikan tingkat bukanlah hal baru di Ranting Montong. Menurutnya, sistem ini telah diterapkan secara konsisten sejak dua tahun terakhir. “Sudah kita mulai dari tahun lalu, selain para siswa, para jurinya juga seluruhnya menggunakan sistem digital dalam penilaian,” ujarnya.
Beliau menambahkan, sistem digital yang digunakan telah diatur sedemikian rupa sehingga setiap siswa mendapatkan materi gerak teknik yang berbeda secara acak, meskipun berada dalam posisi berdampingan. “Dengan sistem yang disiapkan, antar siswa meski berdampingan akan mendapatkan tugas gerak teknik yang berbeda karena sudah diatur secara random. Ini juga akan memotivasi siswa dalam latihan agar tidak menggantungkan hafalan materi kepada siswa lainnya,” ungkap Wira Anom, yang juga dikenal sebagai seorang dekan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa didampingi oleh koordinator rayon, pendamping, serta PAMTER. Turut hadir pula sesepuh Ranting Montong, jajaran pengurus ranting, dan Kangmas tingkat II sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan langsung agar pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan ajaran dan aturan organisasi.
Dalam menjaga kualitas ujian, setiap rayon menunjuk warga terbaik di bidangnya untuk bertugas sebagai juri. Sebelum pelaksanaan, para juri mendapatkan arahan teknis melalui musyawarah yang dipimpin koordinator acara.
“Kita lakukan musyawarah bersama mas-mas yang bertugas sebagai juri agar nantinya waktu pelaksanaan bisa berjalan lancar dan strategis,” ungkap Mas Warsono.
Melalui digitalisasi uji kenaikan tingkat ini, SH Terate Ranting Montong menegaskan pengamalan ajaran tahu empan ing papan, yakni mampu menempatkan diri sesuai kondisi dan perkembangan zaman. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kualitas perguruan sekaligus menyiapkan siswa yang disiplin, mandiri, dan adaptif terhadap era digital. (Ahmad Amin/Humas Ranting)





