Wujudkan Pemuda Berkarakter Sosial, SH Terate Ranting Soko Gelar Long March dan Kerja Bakti Massal

oleh
oleh

pshttuban.com – Ratusan pendekar dan siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Soko, Cabang Tuban, Pusat Madiun meramaikan kawasan Soko pada Ahad (24/5/2026). Bukan untuk konvoi tanpa arah, kehadiran para pesilat ini adalah untuk melaksanakan aksi nyata berupa long march (jalan jauh) yang dirangkai langsung dengan kegiatan kerja bakti sosial kemasyarakatan.

Kegiatan ini menjadi bukti konkrit komitmen SH Terate Ranting Soko dalam mengamalkan ajaran Memayu Hayuning Bawana ikut serta menjaga kedamaian dan menyebarkan kemanfaatan bagi dunia.

Memulai langkah sejak pagi, kegiatan diawali dengan long march yang melintasi rute Desa Mentoro di wilayah Kecamatan Soko. Ketua SH Terate Ranting Soko, Kangmas Soleh, menegaskan bahwa kegiatan jalan jauh ini bukan sekadar ajang pamer kekuatan fisik.

“Long march ini adalah sarana melatih mental, kedisiplinan, dan ketahanan para siswa. Di setiap langkah, mereka diajarkan untuk menghargai proses, menahan ego, dan memupuk rasa persaudaraan yang kokoh di antara sesama,” jelas Kangmas Soleh.

Melalui kegiatan ini, masyarakat disuguhi pemandangan barisan pendekar yang tertib, santun, dan taat aturan lalu lintas, sekaligus mematahkan stigma negatif tentang arogansi pesilat di jalanan.

Usai menempuh rute long march, energi para pesilat tidak lantas surut. Mereka langsung membaur bersama warga untuk melaksanakan kerja bakti massal. Fokus kegiatan kali ini adalah membersihkan fasilitas umum, dan rumput pinggir jalan.

Manfaat dari kerja bakti ini sangat dirasakan langsung oleh warga sekitar. Selain lingkungan menjadi bersih dan sehat menjelang musim pancaroba, aksi ini menjadi jembatan silaturahmi yang kuat antara organisasi pencak silat dan masyarakat.

Warga setempat menyambut hangat agenda ini. “Kami sangat bangga dan berterima kasih. Kehadiran adik-adik SH Terate sangat membantu. Mereka sopan, pekerja keras, dan peduli dengan kebersihan desa kami,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Soko.

Melalui sinergi kegiatan fisik dan sosial ini, SH Terate Ranting Soko ingin mengirimkan pesan kuat kepada publik: bahwa pencak silat bukan sekadar seni bela diri untuk bertarung, melainkan wadah pembentukan karakter pemuda yang berakhlak mulia, peduli sesama, dan berguna bagi bangsa.

Harapannya, kegiatan positif pada hari Ahad ini dapat menjadi pemantik inspirasi bagi komunitas kepemudaan lainnya di Soko untuk terus menebar kebaikan. SH Terate Ranting Soko siap melangkah ke depan sebagai pelopor kedamaian, keamanan, dan gotong royong di tengah masyarakat. (Humas Ranting Soko).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


No More Posts Available.

No more pages to load.