pshttuban.com – Kapolresta Tuban, Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Padepokan Jati Waseso SH Terate Cabang Tuban, Minggu (2/8/2026). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Tuban, Kangmas Lamidi, bersama jajaran pengurus dan Dewan Cabang SH Terate Tuban.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polresta Tuban dengan keluarga besar SH Terate sekaligus membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Tuban.
Silaturahmi diisi dengan sesi dialog. Kapolresta Tuban membuka sesi tanya jawab dengan para pengurus dan anggota SH Terate yang hadir. Sejumlah persoalan disampaikan, salah satunya mengenai penanganan kasus-kasus pelanggaran hukum yang selama ini kerap dikaitkan dengan perguruan silat.
Dalam dialog tersebut, peserta menyoroti anggapan di masyarakat yang kerap menempatkan SH Terate sebagai pelaku kekerasan. Padahal, dalam beberapa peristiwa justru warga SH Terate Cabang Tuban menjadi korban tindak kekerasan. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini.
“Kami ingin menanyakan beberapa kasus kekerasan yang korbannya adalah saudara-saudara SH Terate dan hingga kini masih ditangani Polresta Tuban,” ujar anggota Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) SH Terate Cabang Tuban, Moch Zuhri Ali.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Kapolresta Tuban Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan menyatakan akan meminta jajarannya membuka kembali berkas-berkas perkara yang dimaksud untuk memastikan proses penanganannya.
“Saya akan meminta para Kasat membuka kembali berkas-berkas perkara tersebut dan memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Dani.
Dani juga menegaskan bahwa Polresta Tuban berkomitmen memberikan pelayanan hukum yang adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun kelompok tertentu. Seluruh perkara yang memenuhi unsur pidana akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. (Arief/Humas SH Terate Cabang Tuban)





