Pshttuban.com — Komandan Kodim (Dandim) 0811/Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo mendorong para pemuda, khususnya anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Tuban, yang memiliki potensi dan kapasitas untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti rekrutmen prajurit TNI.
Hal tersebut disampaikan Galih saat memberikan pengarahan kepada anggota SH Terate di Tuban. Ia menegaskan, dirinya sebagai Dandim tidak dapat menjanjikan kelulusan kepada siapa pun. Namun, ia mendorong generasi muda yang memenuhi persyaratan untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.
“Adik-adik banyak yang memiliki potensi dan kapasitas untuk masuk TNI. Saya selaku Dandim memang tidak bisa menjanjikan lulus, tetapi kita harus menyampaikan agar adik-adik dari SH Terate bisa mengambil kesempatan ini,” ujar Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo.
Menurutnya, proses penerimaan prajurit TNI dilakukan melalui rangkaian pemeriksaan dan seleksi yang harus diikuti secara utuh. Ia juga menekankan bahwa proses tersebut tidak dipungut biaya.
“Gratis, tidak ada daftar harus pakai uang. Yang ada adalah punya kemauan, kemampuan, dedikasi, keinginan. Secara fisik bagus, psikologisnya juga bagus, insyaallah akan bisa masuk,” katanya.
Informasi mengenai rekrutmen dapat diperoleh melalui laman resmi rekrutmen.tni.mil.id maupun dengan berkoordinasi dengan Babinsa di wilayah masing-masing.
Galih juga mendorong para Babinsa untuk memiliki anak didik dari kalangan masyarakat di desa binaannya yang berpotensi menjadi prajurit TNI. Menurutnya, Babinsa dapat berperan memberikan informasi sekaligus mendorong generasi muda agar berani mengambil kesempatan mengikuti seleksi.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Tuban Kompol Sujono, S.H., M.Hum. mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tuban.
Ia berharap SH Terate tidak hanya berperan dalam pembinaan generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Kami menginginkan SH Terate menjadi mesin pendorong terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat,” ujar Sujono.
Menurutnya, kondisi keamanan yang terjaga akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dan meningkatkan produktivitas. Karena itu, sinergi antara organisasi masyarakat, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dinilai penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sementara itu, informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menyebut rangkaian penerimaan TNI berlangsung mulai 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027. Masyarakat yang berminat diimbau mengikuti informasi dan ketentuan resmi rekrutmen TNI serta menghindari pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
Ketua Cabang SH Terate Tuban, Kangmas Lamidi, mengucapkan terimakasih atas sosialisasi yang diberikan oleh TNI dan Polri. “Kami berharap adik-adik dapat memanfaatkan kesempatan ini agar bisa mengabdi kepada negara,” jelas Kangmas Lamidi.






